Rumus Transformator Beserta Contoh Soalnya

Pengertian Trafo atau transformator adalah alat untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik menjadi lebih besar atau menjadi lebih kecil. Contoh trafo bisa kita lihat pada tiang listrik. Pada tiang listrik biasanya terdapat trafo yang berbentuk kotak atau yang bulat. Di dalam rumah kita juga terdapat trafo pada lampu neon. Kalau trafo pada lampu neon berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik dari PLN. Pada umumnya, transformator dibagi menjadi dua, yaitu transformator step-up (untuk menaikkan tegangan) dan transformator step down (untuk menurunkan tegangan listrik).

komponen transformator

Bagian-bagian transformator :

  1. Kumparan primer yang dihubungkan dengan tegangan masukan
  2. Kumparan sekunder yang dihubungkan dengan tegangan keluaran
  3. Inti besi

Pada transformator tidak dapat digunakan untuk menaikan daya listrik (satuannya watt). Mengapa tidak bisa digunakan untuk menaikkan daya? Karena daya masukan dan daya keluaran pada trafo relatif sama. Trafo juga tidak dapat digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan pada listrik searah (DC) yang bersumber dari aki ataupun baterai.

Rumus Transformator

rumus transformator

Keterangan :

Np = Jumlah lilitan (kumparan) primer

Ns = Jumlah lilitan (kumparan) sekunder

Vp = Tegangan pada kumparan primer (masukkan)

Vs = Tegangan pada kumparan sekunder (keluaran)

Ip = Arus pada kumparan primer

Is = Arus pada kumparan sekunder

Rumus Efisiensi Trafo

rumus efisiensi transformator

Ps = Daya listrik sekunder (Watt)

Pp = Daya listrik primer(Watt)

Efisiensi transformator merupakan perbandingan antara daya primer (masukan) dengan daya sekunder (keluaran). Simbol efisiensi trafo disebut “eta“. Ketika trafo sedang bekerja maka akan menimbulkan panas. Jika terjadi panas, maka ada energi yang hilang kemudian menjadi energi kalor atau panas. Dalam kehidupan sehari-hari, sangat jarang trafo yang memiliki efisiensi 100%.

Transformator Step-Up

Transformator Step-Up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik bolak-balik (PLN).

Ciri-ciri transformator step up :

  1. Ns > Np (jumlah lilitan sekunder lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan primer
  2. Vs > Vp (tegangan sekunder lebih tinggi daripada tegangan primer)
  3. Is < Ip (Kuat arus listrik sekunder lebih kecil daripada kuat arus primer)

Transformator Step-Up

Transformator Step-Up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik bolak-balik (PLN).

Ciri-ciri transformator step up :

  1. Ns > Np (jumlah lilitan sekunder lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan primer
  2. Vs > Vp (tegangan sekunder lebih tinggi daripada tegangan primer)
  3. Is < Ip (Kuat arus listrik sekunder lebih kecil daripada kuat arus primer)

Transformator Step-Down

Transformator Step Down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik bolak-balik (PLN).

Ciri-ciri transformator step up :

  1. Ns < Np (jumlah lilitan sekunder lebih sedikit dibandingkan jumlah lilitan primer
  2. Vs < Vp (tegangan sekunder lebih rendah daripada tegangan primer)
  3. Is > Ip (Kuat arus listrik sekunder lebih besar daripada kuat arus primer)

Contoh soal transformator

1. Suatu trafo step up memiliki jumlah kumparan primer dan sekundernya yang masing yang masing-masing 100 lilitan dan 200 lilitan. Jika trafo tersebut dihubungkan dengan tegangan masukan dari listrik PLS sebesar 220 volt. Berapakh tegangan pada lilitan sekundernya?

Jawab : Np = 100 ; Ns = 200 ; Vp = 220 volt

Vs = ….

contoh sial trafo beserta jawabannya

2. Sebuah transformator step down memiliki tegangan primer 300 volt dan tegangan sekunder 100 volt. Jika kuat arus pada lilitan primer 1 A, berapakah kuat arus pada lilitan sekundernya?

Jawab : Vp = 300 volt ; Vs = 100 volt ; Ip = 1 A

Is = ….

latihan soal trafo dan kunci pembahasannya

3. Sebuah trafo dihubungkan dengan tegangan listrik 220 volt. Jika tegangan keluarnya 110 volt dan kuat arus pada lilitan sekundernya 4 A. Berapakah kuat arus pada lilitan primernya?

Jawab : tegangan masukan  = Vp = 220 volt ;

tegangan keluaran = Vs = 110 volt ; Is = 4 A

Ip = ….

contoh sial trafo beserta jawabannya

4. Perhatikan gambar berikut ini! Berapakah jumlah lilitan primer pada trafo tersebut?

latihan-soal-trafo-dan-jawabannya

Ns = 250 ; Ip = 2 A ; Is = 4 A

Np/Ns = Is/Ip

Np = Ns . Is / Ip

Np = 250 . 4 / 2

Np = 1000 / 2

Np = 500 lilitan

5. Diketahui efisiensi transformator adalah 60%. Jika daya keluaran pada trafo tersebut 300 Watt, berapakah daya masukannya?

Jawab : efisiensi = 60% ; Ps = 300 W

Ps = ….

contoh soal efisiensi trafo dan jawabannya

jadi daya primer pada trafo tersebut adalah 50 watt.

Rumus Transformator Beserta Contoh Soalnya | Pak Mono | 4.5