Pengertian Feromagnetik, Paramagnetik, dan Diamagnetik beserta Contohnya

Benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet adalah besi dan baja. Dalam ksehidupan sehari-hari kita mudah untuk menemukan benda tersebut. Sifat besi hanya bisa menarik logam. Kalau benda yang non logam sudah pasti ditolak atau tidak dapat di tarik oleh magnet. Contohnya air, air tidak mungkin bisa ditarik oleh magnet. Bagaimana kalau wajan alumunium di rumah kalian apakah bisa ditarik oleh magnet?

contoh feromagnetik paramagnetik dan diamagnetik

Jadi kategori sifat benda yang dapat ditarik oleh magnet ada tiga macam yaitu feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.

  1. Feromagnetik

Pengertian feromagnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Contoh feromagnetik adalah baja, besi, kobalt, dan nikel.

  1. Paragmagnetik

Pengertian paramagnetik adalah benda-benda yang lemah ditarik oleh magnet. Jadi kalau ditarik tidak menempel dengan kuat alias mudah dipisahkan dari magnet. Contoh benda paramagnetik adalah alumunium, seng, dan platina. Coba kalian contohkan saja tempelkan sebuah magnet pada wajan atau panci di rumahn yang terbuat dari alumunium. Maka magnet akan mudah diambil karena tidak menempel dengan kuat pada alumunium.

  1. Diamagnetik

Pengertian diamagnetik adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Contoh benda diamagnetik adalah kayu, kertas, air, dan plastik.

Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat pemanfaatan magnet. Contoh pemanfaatan magnet pada alat sound system seperti pada speaker aktif, pada kunci mobil atau kunci motor yang terbaru. Baca juga cara membuat magnet dengan gosokan, induksi, dan elektromatnetik.

Pengertian Feromagnetik, Paramagnetik, dan Diamagnetik beserta Contohnya | Pak Mono | 4.5